Menurut laporan ANTARA News yang terbit awal Agustus 2026, sebanyak 90 persen dari total lahan pemakaman di Al Azhar Memorial Garden, Karawang, dilaporkan sudah terpesan atau terjual. Angka ini mencakup lebih dari 20.000 kavling yang tersedia di atas lahan seluas 25 hektare.
Capaian ini datang setelah kawasan ini beroperasi selama 15 tahun, sejak didirikan oleh Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar pada 2011.
Konsistensi Selama 15 Tahun
Reza Hidayatullah, Head of Business Development & Marketing Al Azhar Memorial Garden, mengungkapkan bahwa menjaga konsistensi pelayanan selama 15 tahun bukan hal yang mudah, terlebih di tengah berbagai perubahan zaman.
Menjaga standar pelayanan dan kualitas kawasan pemakaman syariah secara konsisten inilah yang menjadi salah satu faktor kepercayaan keluarga Muslim terhadap Al Azhar Memorial Garden selama lebih dari satu dekade terakhir.
Apa Artinya Bagi Keluarga yang Masih Mempertimbangkan?
Dengan tingkat keterisian yang sudah mencapai 90 persen, ketersediaan kavling di kawasan ini semakin terbatas. Bagi keluarga yang masih mempertimbangkan untuk mempersiapkan lahan pemakaman syariah, terutama secara pre-need atau sebelum benar-benar dibutuhkan, ini menjadi alasan penting untuk tidak menunda proses konsultasi dan peninjauan lokasi.
Merencanakan kebutuhan ini lebih awal adalah bentuk ikhtiar, bukan pertanda buruk sangka terhadap takdir.
Tentang Al Azhar Memorial Garden
Al Azhar Memorial Garden adalah kawasan pemakaman syariah seluas 25 hektare di Karawang, Jawa Barat, dikelola oleh Yayasan Pesantren Islam Al Azhar sejak 2011. Seluruh proses di kawasan ini mengikuti kaidah syariat Islam, termasuk posisi makam yang menghadap kiblat dan prosesi pemakaman sesuai tuntunan Islam, dengan layanan yang siaga 24 jam.
Kami, sebagai agency resmi Al Azhar Memorial Garden, siap membantu Anda memahami ketersediaan kavling yang tersisa serta mendampingi proses peninjauan lokasi.
Sumber: ANTARA News (M. Ali Khumaini/Syarif Abdullah), dipublikasikan 1 Agustus 2026.

